Jumat, 05 Juni 2009

This.. and that...

Wah, sekarang kayaknya harus lebih hati-hati lagi dalam ber-curhat ya? Waspada jebakan "off-side" dari UU IT. Padahal judul blog-nya saja sudah mycurhat.. Gimana dong?
Kok jadi kayak jaman orde baru aja, pake bungkam-bungkaman. Padahal yang mustinya dibungkam itu kan yang nyebarin foto-foto dan video porno, memasarkan seks, dan segala macam yang merusak akhlak gitu.. Tapi malah bu Prita yang duluan kena.

Padahal bu Prita itu kan cuma salah satu dari sekian banyak masyarakat yang mengalami nasib serupa. Ada yang kemudian curhat lewat surat pembaca, per oral ke teman-teman yang lain, dan kebetulan bu Prita bisa main internet, jadi curhatnya lewat e-mail. Lha kok malah apes...

Sudah ada dalam undang-undang kesehatan kan, tentang hak dan kewajiban dan hak pasien, kewajiban dan hak dokter, sebenernya beliau kan cuma mengungkapkan kekecewaan karena haknya yang tidak semuanya terpenuhi, yaitu untuk mendapatkan informasi rekam medisnya. Padahal semua orang juga tahu bahwa isi dari rekam medis itu memang jadi hak pasien.

Saya tidak bermaksud berpihak pada salah satu sisi. Sebagai sesama sejawat penyedia pelayanan kesehatan, saya juga sering dipusingkan dan diuji kesabaran saya oleh para pengguna jasa. Sering juga pertanyaan-pertanyaan mereka tak terjawab oleh keterbatasan saya. Jujur, kadang ego diri bahwa dokter masih lebih tinggi dari pasien dan profesi-profesi lain yang berkaitan, masih ada. Sehingga sering menggoda saya untuk sakit hati dan ingin berucap, "Hey, I'm the doctor here, so just shut up, don't question my decision, and just do what I've told you! I know better than you 'coz I'm the one who took Med School.."
Tapi itu kan gak berlaku lagi hari gini. Dokter sudah bukan dewa lagi. Tapi susah juga mengubah hal itu.

Tapi apapun itu, kan bukan jadi alasan untuk memenjarakan semua orang yang mempertanyakan kebijakan kita. Saya juga tidak ingin, dan jangan sampai dituntut karena malpraktik (semoga Allah swt. melindungi kita semua). Itu seharusnya menjadi pemacu buat kita, supaya lebih banyak belajar, lebih hati-hati mengambil keputusan dan bertindak, dan lebih baik dalam bersikap menghadapi pasien dan keluarganya. Karena mereka datang pada kita dalam keadaan sedih dan kesusahan, berharap mendapatkan pertolongan, dan kita sudah diberi kelebihan oleh Allah swt. untuk dapat membantu mereka, hendaknyalah kita dapat menjalankan fungsi kita dengan sebaik-baiknya (duhh... semoga saya bisa mengingat dan bertindak sesuai dengan ocehan saya ini.. :))

Bravo Health Corps!!!

Tidak ada komentar: