Kamis, 22 April 2010

L E L A H ....

Keberuntunganku sudah habiiissssssss.....

Selama ini aku mengandalkan intuisiku untuk mendeteksi setiap masalah. Dan biasanya intuisiku selalu bisa diandalkan. Namun beberapa waktu terakhir, aku dirundung masalah. Terutama karena aku tidak berhasil mendeteksi adanya suatu masalah secara dini. Sehingga aku jadi terlambat mengambil tindakan yang diperlukan, dan akibatnya lebih fatal lagi....

Kenapa ya....

Apa Allah berhenti sejenak membimbingku karena aku tak lelah membikin dosa? Atau intuisiku menjadi tumpul karena kurang diasah? Atau memang keberuntunganku sudah habis?

Allah, jangan putuskan petunjuk-Mu padaku. Aku sangat memerlukannya....
Banyak hal yang dipertaruhkan di pundakku.... Aku tak akan sanggup menjalani semuanya tanpa pertolongan-Mu...

Aku tak akan berputus asa... Karena aku percaya pada-Mu...
Maka, tolonglah aku....

Minggu, 18 April 2010

Sedang Down....

Having the lowest spirit....

Banyak masalah dan beban pikiran. Mulai yang masalah profesi, dinas, sampe pribadi. Campur aduk. Namanya manusia, hidup pasti ada up & down. Sekarang giliranku down..
Aku tidak mengeluh, hanya perlu ventilasi. Mengeluarkan apa yang berkecamuk dalam benak dan kalbuku, menjadi beberapa deret daftar yang mungkin bisa menguraikan benang kusut ini satu persatu, dan semoga bisa dicari jalan keluarnya...

Selama ini aku berpikir aku selalu beruntung. Allah selalu melindungi & membimbing langkah-langkahku agar tak tersesat. Namun belakangan, rasanya keberuntunganku mulai habis. Mungkin semenjak dosa-dosaku mulai tak terampunkan ya... Entahlah...
Rasanya Allah selalu membalas kesalahan dan khilafku, langsung atau tak seberapa lama setelah aku melakukannya. Allah menegurku, mengingatkanku, mencubitku, agar aku tidak nakal... Tidak lengah dan terlena lagi...

Minggu ini, seandainya Allah berkehendak, bisa saja aku dituntut dengan malpraktik, 2 kasus sekaligus... Ya Allah... Lindungilah aku...
Aku lalai, menganggap semua seperti biasa saja. Selajutnya harus lebih berhati-hati. Selalu gunakan Informed Concent. Tingkatkan komunikasi. Sadari kemampuan dan perlengkapan yang tersedia, jangan menganggap remeh, lebih ekstra hati-hati dalam segala hal..

Allah... Jangan tinggalkan aku, jangan jauhi aku... What would I be without YOU...

Sabtu, 03 April 2010

Separuh hidup

Begitu banyak yang sudah terjadi dalam hidupku. 30 tahun bukan waktu yang singkat, tapi rasanya dalam hidupku kejadian demi kejadian berlalu begitu cepat. Melintas sekelebat lewat, seperti cahaya lampu kilat kamera. Menyilaukan dan meninggalkan memori yang beraneka warna. Kadang kurasa hidupku begitu datar, rata, tak ada riak gelombang yang menantang nyali. Namun jika kukorek lebih jauh, ternyata tak sedatar itu...
Banyak yang terjadi..

Seperti manusia pada umumnya, there was ups and downs. Smiles and tears. Sweetness and bitterness..

Banyak keberuntungan, anugerah dan karunia yang telah kudapatkan selama ini. Aku bisa sampai seperti sekarang ini, tentu bukan karena usahaku sendiri. Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungiku, sehingga aku tetap beriman, tetap bisa makan setiap hari, sekolah sampai selesai, tak kekurangan suatu apa. Orang tua yang selalu sabar dan berjuang agar anak-anaknya mendapatkan semua yang dibutuhkan, mendidik dengan cara mereka sendiri agar putra-putrinya bisa mandiri dan survive dalam kehidupan mendatang. Saudara-saudara yang selalu saling mendukung dan menguatkan, mengasihi dan berbagi, tentu disertai dinamikanya. Teman-teman yang sangat luar biasa, yang memacu dan menjaga dalam kebaikan. Guru-guru yang luar biasa, yang membimbing dan menuntun, serta membagi pengetahuan mereka demi kemajuan bersama. Dan masih banyak lagi lainnya. Tentu itu semua adalah anugerah yang tak ternilai harganya.
Sering kupikir aku ini sangat beruntung dalam berbagai hal. Berbagai hal telah kulalui walaupun aku tak pernah menduga bahwa aku akan mampu melakukannya.

Namun di sisi lain, aku juga merasa sangat malang...
Kalau sering pada pemilihan Putri-Putrian di TV, terlontar pertanyaan tentang apa yang ingin diubah dari masa lalu Anda? Atau apa kejadian di masa lalu Anda yang Anda sesali? Maka jawaban klisenya adalah : Tidak ada, karena semua yang terjadi di masa lalu sayalah yang telah membuat saya jadi seperti ini.
Namun tidak denganku. Dan aku yakin sebagian besar orang normal lainnya pun memiliki sesuatu di masa lalu mereka yang mereka sesali dan ingin mereka ubah. Sangat banyak hal-hal di masa laluku yang sangat kusesali dan berharap semua itu tak pernah terjadi. Aku tak peduli apakah itu akan mengubah masa depanku atau tidak, tapi aku sangat ingin mengubahnya. Andaikan waktu bisa diputar kembali... Andaikan aku bisa mengulang masa laluku... Andaikan aku punya Time Turner seperti Hermione... Aku ingin memperbaiki kesalahan-kesalahanku..

Tapi semua sudah terjadi. Orang bilang, percuma menyesali apa yang sudah terjadi. Toh semua tak akan kembali. Tapi tetap saja, sulit menghapus semua penyesalan itu begitu saja. Karena kesalahanku di masa lalu masih dan akan berpengaruh pada kehidupanku selanjutnya. Sering aku bertanya : Mengapa? Mengapa semua itu harus terjadi padaku? Orang bilang, tak ada selembar daun yang jatuh melainkan itu sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Lantas apakah semua itu juga ketentuan dari-Nya untukku? Tapi lantas kubantah sendiri. Semua kesalahan terjadi akibat kelemahanku sebagai manusia yang telah tergoda oleh bisikan syetan. Aku tak pantas menyalahkan siapapun untuk itu. Aku harus menebus semuanya.

Mungkin memang tak ada manusia yang ditakdirkan menjalani hidup ini tanpa cobaan. Tapi Tuhan, aku berdoa dan memohon pada-Mu dalam setiap sujudku, dalam setiap butir air mataku, dalam setiap desah nafasku, dalam setiap denyut jantungku, dalam tidur dan terjagaku, dalam setiap gerak lisanku... Agar Engkau memberiku kekuatan untuk menebus semuanya. Agar penyesalanku ini dapat menjagaku dari kesalahan-kesalahan lainnya. Agar air mataku cukup di dunia ini saja.

Tanpa pertolongan-Mu Tuhan, aku tak akan bisa..